YESUS MEMEGANG SEGALA KUNCI MAUT DAN KERAJAAN MAUT (WAHYU 1:9-18)
YESUS MEMEGANG SEGALA KUNCI MAUT DAN KERAJAAN MAUT
WAHYU 1:9-18
LATAR BELAKANG
1. Firman Tuhan ini merupakan bagian dari penglihatan Yohanes di Pulau Patmos. Perlu diketahui Yohanes berada di pulau Patmos karena di buang oleh pemerintah Roma karena tidak mau mengikuti aturan dan perintah dari Kaisar Roma. Perintah Kaisar pada waktu itu, siapa saja yang berada dalam wilayah kekuasaan kekaisaran Roma maka sedikitnya satu tahun sekali harus menyembah atau memberi hormat kepada Kaisar di kuil yang telah ditetapkan, karena kaisar menganggap dia adalah dewa. Ini wajib dilakukan sebagai tanda kesetiaan dan pengabdian kepada kekaisaran Roma. Kalau tidak bersedia melakukannya, akan dianggap pembangkang (subversif) terhadap pemerintah Romawi, dan harus dihukum, baik dibuang atau dihukum mati.
2. Dalam satu penglihatan, kalau kita baca pada ayat 10, Yohanes mengatakan bahwa pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh Allah dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring seperti sangkakala. Mari Kita garis bawahi tentang hari Tuhan. Apakah hari Tuhan itu sama seperti pemahaman hari eskatologis ? tentunya tidak sama. Hari Tuhan yang dimaksudkan oleh Yohanes adalah hari yang ditetapkan oleh Tuhan sendiri. Jika Tuhan bekerja, maka Dia tidak bekerja menurut jadwal yang kita (manusia) tetapkan. Tuhan sendiri yang menentukan harinya. Dan ini mau mengatakan bahwa hari Tuhan itu adalah hari yang ditetapkan oleh Tuhan bukan kaisar. Karena ada hari yang ditentukan oleh kaisar yaitu minimal satu tahun sekali pada hari yang telah ditentukan oleh kaisar, semua warga yang ada di daerah kekuasaan kerajaan Romawi harus datang ke kuil untuk menyembah kepada kaisar.
3. Ketika Yohanes berpaling melihat ke belakang asal suara itu yang berbicara kepadanya, Yohanes melihat tujuh kaki dian emas, di tengah kaki dian itu ada seorang serupa anak manusia berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas, dan rambutnya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan matanya bagaikan nyala api. Dan kakinya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian : suaranya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kananNya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulutnya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajahnya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. Di sini terlihat bahwa Yesus menampakkan diri kepada Yohanes dan mau mengatakan bahwa Yesus hadir dan bersama umat Kristen yang berada dalam pergumulan dan penderitaan. Ketika Yohanes melihat, tersungkurlah Yohanes seperti orang mati. Disini mau dikatakan bahwa Yohanes bukan saja kaget atau terkejut, tetapi karena rasa ketakutan yang sangat mendalam karena telah melihat kemuliaan Allah. Yohanes merasa lemah dan berdosa berhadapan dengan Yesus Kristus yang penuh dengan kemuliaan.
4. Yesus meletakkan tangan kananNya di atas Yohanes dan berkata jangan takut. Di sini Yesus memberi kekuatan dan menenangkan hati Yohanes. Dan Yesus juga berkata : Akulah awal dan akhir dan yang hidup. Aku telah mati, namun lihatlah Aku hidup sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Di sini Yesus memperkenalkan dirinya kepada Yohanes. Alfa dan omega mau mengatakan bahwa Yesus adalah dari awal penciptaan dunia ini, Dia sudah ada bahkan Yesus sebagai Tuhan yang menciptakan dunia ini serta Yesus merupakan penggenapan dari semuanya. Kematian tidak akan mengusainya oleh sebab itu Yesus hidup sampai sekarang.
5. Yesus mengatakan bahwa Dialah yang memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Perlu diketahui para filsuf pada waktu itu dan penganut agama gaib pada waktu itu selalu mencari kunci maut dan kerajaan maut. Tetapi Yesus mengatakan bahwa segala kunci maut dan kerajaan maut ada padanya. Sehingga mau mengatakan bahwa siapa saja yang akan masuk ke dalam kerajaan maut ada kepada Yesus. Tidak ada siapapun yang bisa membuka maut dan kerajaan maut, tidak terkecuali Kaisar Roma. Memang kaisar bisa membunuh tetapi tidak bisa memasukkan kita ke dalam kerajaan maut, hanya Yesus yang bisa memasukkan seseorang ke dalam kerajaan maut. Itupun ketika seseorang melakukan dosa terhadap Yesus.
APLIKASI
Tema kita Yesus memegang kunci maut dan kerajaan maut. Kalau kita berbicara maut dan kerajaan maut sebenarnya sesuatu yang sama pengertiannya, dan kerajaan maut tempat tinggal iblis. Seseorang bisa masuk dalam kerajaan maut ketika dia telah melakukan pelanggaran dan dosa terhadap Yesus Kristus. Dan dalam alkitab sering disebutkan dengan api yang kekal.
Ketika Yesus Kristus mati, Yesus masuk ke dalam kerajaan maut, dengan pemahaman duniawi bahkan iblis pada waktu itu, Yesus telah kalah dan akan menderita dalam kerajaan maut karena di sini diperintah oleh iblis. Bahkan Yesus tidak bisa keluar dari kerajaan maut tersebut. Akan tetapi Yesus bangkit, keluar dari karejaan maut. Yesus hidup, kerajaan maut tidak bisa menguasai Yesus.
Dengan Yesus memegang kunci maut dan kerajaan maut berarti Yesus berkuasa dan mempunyai otoritas penuh dalam kerajaan maut tersebut, sehingga walaupun iblis berada di situ tetapi dia tidak mempunyai kunci dan otoritas penuh untuk memasukkan kita orang percaya kepada Yesus ke dalam kerajaan maut, karena kunci untuk membuka maut dan kerajaan maut ada kepada Yesus.
Oleh sebab itu kita harus bersyukur, dan kita harus hidup dalam keyakinan pernuh kepada Yesus saja, dan tidak perlu kita kuatir dan takut menghadapi berbagai-bagai tantangan hidup, karena walaupun manusia dan orang lain menghabisi hidup kita, tetapi mereka tidak akan sanggup memasukkan kita ke dalam kerajaan maut. Untuk itu marilah kita tetap hidup dalam persekutuan dengan Yesus agar Yesus senantiasa memberkati kita, dan ketika Yesus datang ke dua kali di dunia ini, Dia tidak membuka kunci kerajaan maut dan memasukkan kita ke dalam kerajaan maut tersebut, melainkan kita hidup bersama denganNya dalam KerajaanNya.
Pdt. Steven Kumenit.
Komentar
Posting Komentar