TUHAN SUMBER DARI SEGALA SESUATU (YESAYA 45:5-8)
TUHAN SUMBER DARI SEGALA SESUATU
YESAYA 45:5-8
LATAR BELAKANG
1. Ini merupakan nubuat nabi Yesaya kepada bangsa Israel yang berada di pembuangan di Babel. Bangsa Israel dibuang ke Babel karena mereka tidak patuh, setia dan takut kepada Allah. Akan tetapi kasih Tuhan tetap nyata kepada bangsa Israel. Allah berkehendak membebaskan bangsa Israel dari pembuangan atau kekuasaan bangsa Babel.
2. Untuk membebaskan bangsa Israel, umat pilihan Allah, Allah memakai raja Koresh, raja bangsa Persia. Dalam firman Allah ayat 1 dikatakan bahwa raja Koresh orang yang Kuurapi. Kalau kita melihat dalam tradisi kehidupan bangsa Israel, berbicara mengenai orang yang diurapi (bahasa Ibrani : Mashiach) berarti seorang imam atau raja dari bangsa Israel akan tetapi Mashiach ini juga diberikan Allah kepada raja Koresh karena memang dia dipakai Allah untuk membebaskan bangsa Israel. Walaupun raja Koresh diurapi Tuhan, dipakai Allah untuk membebaskan bangsa Israel, bukan berarti dia mempunyai kekuasaan mutlak atau memerintah dengan kehendaknya sendiri, Tetapi Koresh berada dalam kendali Allah. Kalau kita lihat ayat 1, dikatakan Korersh yang tangan kanannya Kupegang. Pengertian ini adalah otoritas Koresh untuk mengalahkan bangsa-bangsa termasuk bangsa Babel diberikan oleh Allah.
3. Jadi pertanyaan kepada kita, kenapa Allah memakai Koresh untuk membebaskan bangsa Isreal, kenapa Allah tidak memilih salah seorang umatNya untuk mengalahkan bangsa Babel sehingga bangsa Israel bebas dan kembali ke Israel. Ini tentunya kedaulatan Tuhan, dan Tuhan mampu menggerakkan siapa saja untuk menjalankan maksud dan rencana Allah. Maksud dan rencana Allah kepada raja Koresh yaitu membebaskan dan memulangkan bangsa Israel ke Israel.
4. Dalam firman Tuhan kita, Nabi Yesaya secara tegas mengatakan walaupun Allah memakai raja Koresh bukan berarti Allah berkompromi terhadap dewa orang Persia dan allah lain (dewa) membantu dan menguatkan raja Koresh. Oleh sebab itu walaupun raja Korers tidak mengenal Allah tetapi Allah mengatakan bahwa Akulah Tuhan tidak ada Allah lain, dan Allah yang mempersenjatai raja Koresh (ayat 5).
5. Allah juga menghilangkan anggapan bahwa ada orang lain yang membantu ataupun menguatkan serta bersama raja Koresh, sehingga Allah harus menghilangkan anggapan semuanya itu. Untuk itu Allah mengatakan pada ayat 6-7, supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain selain Aku. Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain. Yang menjadikan terang dan yang menciptakan gelap. Yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah Tuhan yang menjadikan semuanya itu. Perlu diketahui dalam kepercayaan orang Persia, agama Persia kuno (Zoroastrianisme) yang percaya ada dua dewa, yaitu dewa terang dan dewa gelap, bahkan soal nasib. Di sini Allah katakan bahwa Dialah sumber tunggal dari segala sesuatu. Disampin itu juga pembebasan bangsa Israel yang dilakukan Allah lewat raja Koresh, bukan semata-mata peristiwa politik atau heroik yang dilakukan oleh raja Koresh terhadap kerjaan babel, tetapi semata-mata wujud keadilan Allah. Inilah yang dikatakan dalam ayat 8. Dengan ini mau mengatakan bahwa sumber keselamatan adalah Tuhan. Atau sumber segala sesuatu adalah dari Tuhan.
Aplikasi
Tema kita, Tuhan sumber segala sesuatu. Dari tema ini kita diingatkan dan disadari bahwa segala yang ada: berkat, kekuatan dan nafas hidup manusia bahkan kita bersumber dari Tuhan. Ini bisa kita lihat dari kitab kejadian mengenai penciptaan. Dengan demikian keliru bagi siapa saja yang mengatakan bahwa mereka mendapatkan sesuatu (kekayaan/harta) karena hasil kerja keras sendiri atau didapatkan dari yang lain termasuk dari dukun atau siapa saja. Atau Mendapatkan kekuasaan/ jabatan karena kehebatan mereka, bahkan kekuatan dan kesehatan karena kepintaran menjaga dan merawat diri. Perlu diingat Tuhan merupakan sumber kehidupan dan keselamatan kita. Karena kasihNya kepada kita maka Dia memberkati kita. Dan ini harus kita syukuri dan melakukan kasih dan kebenaran dalam kehidupan kita. Dipihak lain juga karena Tuhan adalah sumber maka segala sesuatu berasal dari Tuhan dan berkatNya tidak akan pernah kering dan habis. Untuk itu berserah dan berharap sekaligus memohon kepada Tuhan saja, jangan kepada yang lain. Tuhan memberkati kita.
Pdt. Stevenson Kumenit
Komentar
Posting Komentar