KEPELBAGAIAN ITU INDAH (MATIUS 25:34-40)

                                                            KEPELBAGAIAN ITU INDAH

MATIUS 25:34-40

 

LATAR BELAKANG

1.     Firman Tuhan kita merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pasal 25:31-46, dan pasal ini berbicara tentang ekskatologis atau hari Tuhan. Pada hari eskatologis Anak manusia datang dalam kemuliaanNya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, dan Ia akan bersemayam  di atas kemuliaanNya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan dihadapannya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti seorang gembala memisahkan domba dan kambing. Dan Dia akan menempatkan domba di sebelah kanan, dan kambing disebelah kiri. Jadi pertanyaan kepada kita, siapakah anak manusia itu ? Anak manusia adalah Yesus Kristus. Yesus Kristus sendiri menyebut diriNya adalah anak manusia (Matius 8:20).

2.     Pada hari eskatologis atau hari Tuhan, Yesus sendiri menjadi Raja yang akan menghakimi manusia dari semua bangsa dengan tidak membeda-bedakan status sosial ataupun SARA. Karena semua manusia dihadapan Yesus adalah sama. Semua adalah ciptaan Tuhan.

3.     Dalam hari eskatologis tersebut Yesus akan memisahkan manusia dari semua bangsa menjadi dua bagian atau dua kelompok, yaitu kelompok di sebelah kanan Yesus adalah orang benar dan kelompok di sebelah kiri Yesus orang-orang terkutuk. Kelompok disebelah kanan (orang benar) adalah kelompok yang diberkati oleh Allah dan mereka menerima Kerajaan. Sedangkan kelompok yang disebelah kiri Yesus (orang-orang terkutuk) dienyahkan (diusir) ke dalam api yang kekal oleh Yesus sang Raja. 

4.     Orang-orang benar mendapatkan hidup yang kekal. Yang dimaksudkan dengan orang benar adalah yang melakukan pekerjaan baik menurut Allah. Tetapi sebaliknya orang-orang terkutuk masuk ke dalam siksaan yang kekal. Kenapa demikian? Karena dalam kehidupan orang-orang benar melakukan kebenaran dan berkenan kepada Allah, bahkan Karena dilakukan dengan tulus terhadap orang-orang yang dimarginalkan atau orang-orang yang tidak mendapat perhatian oleh masyarakat luas, seperti menolong orang yang lapar dan haus dengan memberi makan dan minum, menolong orang asing dengan memberi tumpangan, menolong orang yang telanjang dengan memberi pakaian, mengunjungi orang yang berada dipenjara. Ternyata telah melakukan untuk Yesus (ayat 40). Di sini kita bisa lihat bahwa Yesus hidup dan bersama-sama dengan mereka yang dimarginalkan atau orang-orang yang berada dalam penderitaan dan pergumulan hidup ataupun yang hina.  

5.     Dalam firman Tuhan kita ada beberapa hal yang bisa kita lihat : pertama, Yesus adalah Tuhan untuk semua bangsa. Tuhan untuk semua manusia, bukan Tuhan untuk golongan tertentu saja. Kedua, Semua manusia di semua bangsa akan diberkati Tuhan kalau melakukan kebaikan, begitu juga semua manusia di semua bangsa akan diusir ke dalam api yang kekal kalau tidak melakukan kebaikan kepada Tuhan. Ketiga, Yesus menjadikan orang yang paling hina adalah sauadarNya, dan siapa yang telah melakukan kebaikan terhadap sauadara Yesus tersebut berarti telah melakukannya untuk Yesus. 

 

APLIKASI

            Dengan kita melihat firman Tuhan kita, maka kita mendapatkan bahwa melakukan perbuatan baik itu bukan karena formalitas bahkan untuk mendapat pujian, tetapi itu terjadi karena iman yang hidup dalam diri kita sehingga perbuatan yang baik yang kita lakukan bukan hanya sebatas kepada keluarga kita, seagama, sesuku atau orang-orang tertentu saja, melainkan kepada semua orang, kepada siapa saja. Dengan demikian untuk melakukan perbuatan baik jangan memilih-milih siapa yang harus kita bantu atau tolong. Karena kita tahu bersama, bahwa Yesus adalah saudara kita semua, bahkan lebih dikhususkan saudara bagi yang terhina.

            Untuk mendapatkan kebaikan Tuhan, atau berkat Tuhan pada hari eskatologis maka kebaikan, kasih kita lakukan. Atau pada waktu kita menolong orang lain tidak perlu kita harus menolong kepada semua umat manusia yang berada dalam kekurangan, semua yang ada dipenjara di seluruh dunia, atau kita harus mencari semua orang asing yang belum mendapat tumpangan dan kita beri tumpangan. Tetapi kalau kita melihat dalam firman Tuhan, khususnya ayat 40 dikatakan sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukan untuk Aku. Jadi, yang paling penting bagi kita walaupun satu yang kita tolong atau bantu tetapi dengan penuh kasih dan didorong oleh iman kita, maka itu akan diberkati oleh Yesus, kita akan disebut orang benar dan pada hari eskatologis kita akan berada di kelompok sebelah kanan. 

            Perlu kita ketahui Allah menciptakan manusia berbagai-bagai corak dan bentuk, tetapi semuanya serupa dengan Tuhan, segambar dengan Tuhan, sehingga walaupun kita hidup dalam kepelbagaian tetap itu adalah manusia yang serupa dan segambar dengan Allah sendiri, sehingga ketika ada yang perlu dibantu dan ditolong maka kita harus menolongnya dengan penuh kasih. Memang perlu kita ketahui bahwa untuk menolong seseorang tidak semestinya semua dengan materi, tetapi bisa lewat doa, pendampingan atau kata-kata penghiburan, penguatan dan semua ini bisa kita lakukan baik usia kita masih muda maupun telah lanjut usia. Jadi kepelbagaian tersebut termasuk juga umur. Dan kepelbagaian itu adalah indah, kenapa itu indah karena diciptakan Tuhan, sebab ciptaan Tuhan semuanya adalah indah.

 

Pdt. Steven Kumenit

            

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KHOTBAH MINGGU GBKP II PASSION IV II PERHATIKAN DAN SELAMATKAN AKU TUHAN II MAZMUR 31:15-19

SEISI RUMAH MENYEMBAH KEPADA ALLAH (KISAH PARA RASUL 10:1-2)

LAKUKAN KEADILAN (AMOS 5:7)